Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pedesaan, Wilayah Rentan dan Keimigrasian (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar alias Gus meminta pimpinan daerah untuk mempercepat proses pengiriman dana pedesaan.

“Dia meminta bupati dan walikota untuk segera memproses dana yang diserahkan kepada warga desa, tidak lebih dari satu minggu,” katanya di Jakarta, Rabu (2020/04/04). Menteri Gus mengatakan dengan julukannya bahwa dana desa dapat digunakan untuk melawan covid-19 untuk mencegah dan mengelola pandemi global ini. — “Presiden memerintahkan percepatan pembayaran segera ke pandemi Afrika. Dana Pedesaan. Untuk alasan ini, kami memanggil kepala daerah sehingga kami dapat mengambil langkah-langkah untuk mengalokasikan Dana Pedesaan sesegera mungkin untuk mengelola dan mengurangi dampak Covid-19. – – Menteri Gus mengumumkan bahwa karena banyak masalah, Dana Desa (Dana Dana) tidak melakukan segala upaya untuk menyediakan dana ke desa-desa. Di antara hal-hal lain, yang terjadi adalah masih banyak daerah yang belum terbentuk Perbup / Perwali tentang alokasi dana dan rincian prosedur yang tercerahkan. Dana publik (KPPN) pada rekening kas desa, yang menghambat desa-desa yang memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk mendapatkan tahap pembayaran dana desa I.

Mempercepat pembayaran dana desa Masalah lain yang muncul adalah bahwa KPPN sedang menyelesaikan proses pengalokasian dana desa ke rekening desa ..

– Taufiq Madjid, Direktur Jenderal Pengembangan Masyarakat Pedesaan dan Pemberdayaan menambahkan bahwa keterlambatan dalam distribusi dana Desa-desa juga memiliki proses pembayaran yang berbeda di setiap wilayah.

“Ada yang sangat cepat, ada yang sangat terlambat, bahkan hingga seminggu. Paling tidak ada puluhan desa setiap hari. Namun, beberapa orang membatasi proses penyelesaian distribusi hingga satu minggu. Ini juga menjadi masalah. Dia menjelaskan.

Mengenai masalah ini, Direktur Jenderal PPMD ​​menulis surat kepada Direktur Jenderal Kementerian Keuangan pada akhir Maret. Pemerintah telah mempercepat pengeluaran dana desa.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *