Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian integral dari pembangunan nasional, pengembangan lapangan kerja tidak dapat dipisahkan dari kemampuan sumber daya manusia, kelembagaan dan anggaran. Ketiga elemen ini saling tergantung.

Direktur Tenaga Kerja Barenbang Tri Retno Isnaningsih dari Kementerian Tenaga Kerja mengatakan pada pembukaan webinar yang berjudul “Indeks Pengembangan Tenaga Kerja. Bekerja sebagai Tolok Ukur Daya Saing Nasional” di Jakarta pada Selasa (23/6) / 2020). Terry mengatakan bahwa fokus rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Alasan untuk ini adalah bahwa sumber daya manusia yang unggul adalah kunci untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional. Sumber daya manusia adalah strategi yang sangat penting bagi Indonesia, dan Indonesia akan mendapat manfaat dari dividen demografis dalam sepuluh tahun ke depan. “- Terkait langkah-langkah untuk meningkatkan daya saing sumber daya manusia, ia mengatakan bahwa pemerintah telah bekerja sama di dalam negeri dan internasional. — Misalnya, pemerintah telah bekerja sama dengan Prakarsa Sektor Pengetahuan Australia (KSI) dan meluncurkan Forum Pembangunan Indonesia pada 2019 Rencana (IDF).

“Forum ini adalah forum untuk organisasi publik, swasta dan nirlaba. Dia mengatakan:” Salah satu poin kunci kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Australia adalah untuk mengurangi ketidaksetaraan melalui informasi politik untuk mencapai stabilitas. Dia mengatakan: “Untuk alasan ini, pemerintah, terutama Kementerian Tenaga Kerja, bekerja keras untuk menyamakan kebijakan yang dapat mencapai tujuan pertumbuhan ekonomi yang stabil. “Dia juga menekankan bahwa peningkatan Indeks Pembangunan Tenaga Kerja Nasional (IPK) adalah 0,25 pada tahun 2019.

Ini diikuti oleh peningkatan provinsi dalam kategori menengah IPK, dengan skor lebih tinggi dari 66,00 di 7 provinsi.

“Pada 2019, IPK mengatakan:” Dibandingkan dengan 60 dan 81 pada 2018, Indeks Pembangunan Nasional berhasil mencapai 0,25 untuk pertama kalinya. “(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *