TRIBUNNEWS.COM Selama pandemi abad ke-19, Kementerian Pertanian (Kementan) melanjutkan upayanya untuk mempertahankan persediaan makanan.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, sedang sibuk mengunjungi Desa Bayu Lor, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, pada hari Sabtu (Sabtu), panen padi akan diadakan pada 6/6/9) – Pada kesempatan ini, Menteri Pertahanan Syahrul menekankan Peran pemerintah dalam memastikan ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan penduduk Indonesia.

Dalam situasi ini, Kementerian Pertanian telah mengambil langkah-langkah strategis, termasuk mempercepat pengembangan perkebunan dan diversifikasi lokal. Makanan, pengembangan rawa dan penyediaan cadangan beras.

Menurut Syahrul, pertanian sangat penting bagi kebutuhan negara untuk perawatan.

“Kita perlu bersatu dan bekerja keras untuk membuat pertanian bekerja dengan cepat, belum lagi ancaman kekeringan dan krisis pangan global yang dikomunikasikan oleh FAO. Kita harus segera menanggapi ‘ekspektasi’,” kata Syahrul – Menteri Pertanian Syahrul hadir Pertemuan untuk memastikan bahwa Karawang, pusat makanan di Jawa Barat, dapat memenuhi tantangan. Kemudahan bagi orang-orang dengan komitmen kuat “, Syahrul menyimpulkan. Sejak awal bulan ini, 6 juta hektar telah dicapai – dari sana, akan ada 12,5-1 juta ton beras dari Juli hingga Desember, dan area panen pada Januari Luasnya 5,83 juta hektar dan hasilnya 29,31 juta ton, yang masih aman 6,84 juta ton.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *