Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah menyatakan bahwa Indonesia memiliki empat kondisi ketenagakerjaan.Ini adalah tren positif sebelum pecahnya Covid-19. Survei BPS pada Februari 2020 menunjukkan bahwa tingkat pengangguran turun menjadi 4,9%. Tren positif ini tidak dapat dipisahkan dari kerja keras pemerintah dan pemangku kepentingan tenaga kerja, terutama dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas, mempertahankan hubungan kerja yang baik, dan berbagai program yang bertujuan memperluas peluang kerja. (Redundansi) dan pengaturan status menjadi mubazir, “kata Menaker Ida Fauziyah pada konferensi pers tentang” Mengelola Dampak Covid-19 terhadap Pekerjaan “yang diadakan di Istana Merdeka di Jakarta pada Kamis (18/06/2020) -Ida Menaker mengakui bahwa pandemi Covid-19 telah mempengaruhi semua bidang ekonomi, serta sektor ketenagakerjaan.

Terpengaruh oleh situasi pandemi Covid-19 Jumlah pekerja telah mencapai 1,7 juta, baik formal maupun informal. “Kami juga memperkirakan jumlah pengangguran akan meningkat menjadi antara 2,92 dan 5,23 juta. Kami bekerja keras untuk mengurangi tingkat pengangguran sehingga tidak muncul dalam dua digit, “kata Ida Fauziyah. Menaker Ida berharap bahwa investasi akan terus tumbuh pada akhir tahun ini, sehingga memungkinkan pekerjaan yang lebih besar.

“Kami berharap dunia bisnis akan terus membaik sehingga roda kegiatan ekonomi dapat bergerak. Dia pada akhirnya akan menyerap pekerja, “kata Menaker Ida.” Dalam periode transisi baru yang normal, aliran investasi diperkirakan akan terus tumbuh hingga akhir tahun untuk meningkatkan lapangan kerja. “— Untuk mengurangi dampak Covid-19 pada dunia kerja, Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) merumuskan enam kebijakan strategis.

Enam langkah mitigasi merupakan rencana pemulihan ekonomi perusahaan untuk menghindari PHK. Insentif pajak untuk pekerja.

Ketiga, bangun jaring pengaman sosial melalui program bantuan sosial untuk pekerja formal dan informal.

Keempat, berikan prioritas kepada para pekerja yang telah diberhentikan. Kelima, Perluasan rencana industri padat karya. Keenam, perlindungan pekerja migran Indonesia di negara pemukiman kembali dan setelah kembali ke negara asal.

“Menurut langkah-langkah mitigasi ini, Kementerian Tenaga Kerja juga telah mengadopsi langkah-langkah strategis dari penyesuaian anggaran dan penyesuaian kebijakan. Mulai beradaptasi dengan kelangsungan bisnis dan perlindungan pekerja, “kata Menaker Ida. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *