TRIBUNNEWS.COM – Dalam rangka untuk segera membawa ekonomi massa ke bidang perdagangan, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengusulkan lima tahap untuk membuka tatanan kehidupan baru (standar baru) di bidang perdagangan. – Pembukaan kegiatan komersial, terutama di perusahaan komersial yang mempengaruhi perekonomian nasional, akan dilaksanakan dengan menerapkan perjanjian sanitasi yang ketat dan menyelesaikan pemantauan dan evaluasi pada Juni 2020.

“Semua elemen sektor komersial saat ini sedang dipersiapkan. Kementerian Perdagangan telah mengembangkan strategi keluar untuk COVID-19 dengan membuka kegiatan komersial. Fase ini mencakup lima fase, yang memiliki persyaratan berbeda tergantung pada tingkat keparahan kerentanan. “Dalam potensi penyebaran COVID-19,” Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Jumat di resepsi untuk para pemimpin dan anggota kelompok kerja COVID-19 yang menerima oposisi dari parlemen Indonesia. (29/5) Sore ini … – Kunjungan Kelompok Kerja Parlemen Indonesia COVID-19 ke Kementerian Perdagangan bertujuan untuk meningkatkan Lebaran 1441 H Lebaran, tujuan utamanya adalah untuk membahas persiapan pemerintah untuk implementasi rencana implementasi baru. (Baru normal) Cara hidup di COVID- Prioritas diberikan untuk solusi kesehatan dalam kasus pandemi 19. departemen perdagangan Indonesia.-didampingi oleh menteri perdagangan Agus Suparmanto yang memimpin rapat, dan Sekretaris Perdagangan Oke Nurwan (Oke Nurwan) ) Wakil Menteri Jerry Sambuaga, Menteri Dalam Negeri Suhanto, Direktur Jenderal Kementerian Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana, Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan Srie Agustina, Presiden Riset Bisnis dan Lembaga Penelitian Kasan Muhri, P Direktur agensi perdagangan produk berjangka Tjahya Wijayanti, menteri perdagangan, pakar Arlinda Imbangjaya dan Sutriono Edi, dan direktur Sugih Rahmansyah, direktur kantor, sekretaris jenderal negosiasi perdagangan internasional Moga Simatupang dan direktur kantor hubungan masyarakat Kementerian Perdagangan Olvy Andrianita. Fraksi dipimpin oleh koordinator kelompok kerja Sufmi Dasco Ahmad. Ada juga beberapa anggota yang hadir, termasuk Gus Nabil, Wakil Ketua Komite DPR IX Emanuel Melkiades Laka Lena, Puti Pramathana Puspa Seruni Guntur Soekarno dan Anggota Komite DPR VI Andre Rosiade.-Menurut Strategi keluar dari Menteri Perdagangan COVID ke-19 dari Menteri Perdagangan, yang akan dicapai dengan melakukan kegiatan bisnis secara bertahap dan menerapkan perjanjian sanitasi yang ketat, membatasi jam kerja dan kapasitas operasi, menyesuaikan jumlah kunjungan dan membatasi waktu sirkulasi pengunjung, dan dengan mengurangi Risikonya adalah untuk merumuskan SOP di tempat kegiatan bisnis. (V) Berbagai tahap strategi ekspor COVID-19 yang dirumuskan oleh Kementerian Perdagangan.Menimbang bahwa penerapan setiap tahap sangat tergantung pada keadaan wilayah atau wilayah, dan memiliki Atau tingkat transmisi dari lokasi, komunitas, dan bisnis Tingkat kedisiplinan para aktor dan persiapan tim evaluasi dan pengawasan yang dilakukan oleh kelompok kerja pusat dan daerah COVID-19 dan pemerintah daerah. -Rt <1 rasio aktivitas komersial yang dapat dilakukan di area hijau atau area di mana virus disebarkan. Saat ini ada lebih dari 100 area hijau (kabupaten / kota) di 8 provinsi (Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, DKI Jakarta, Jakarta, Bali, dan Riau). Tingkat kepatuhan semua aspek masyarakat dalam menerapkan peraturan kebersihan yang diterapkan. Penilaian dan penentuan keadaan daerah ditentukan oleh Biro Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari kelompok kerja COVID-19 TASK dan pemerintah daerah setempat.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *