Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga (Mombola) Zainudin Amali mengadakan konferensi pers selama pandemi Covid-19 di Gedung Graha Nasional Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Dengan tujuan untuk mencapai pengembangan olahraga. / 5 / 5/2020). Menpola mengatakan pada kesempatan ini bahwa karena prevalensi virus korona, kompetisi olahraga di negara itu harus sementara dihentikan.

“Saya memberikan informasi tentang kegiatan olahraga yang ada karena kita tahu bahwa kegiatan olahraga (kompetisi) pasti akan menyatukan orang-orang. Mulai 13 Maret, saya mengundang KONI dan pemangku kepentingan industri olahraga juga Penyelenggara kompetisi olahraga profesional, kami membahas cara terbaik pandemi ini. Kami perlu melakukan sesuatu untuk kegiatan olahraga, “kata Menpora. Setelah pertemuan, mereka sepakat untuk mengikuti keputusan kelompok kerja Covid-19 untuk mempercepat pemrosesan Covid.

— Menpora menunjukkan bahwa permainan olahraga ditangguhkan. Ini mengakui bahwa kegiatan ini dapat menyatukan orang. “Untuk olahraga profesional, kita tahu bahwa sepakbola memiliki Ligue 1, Ligue 2. Kita dapat membayangkan puluhan ribu atau bahkan puluhan ribu penonton yang penuh sesak, yang mudah menyebar Covid-19. Kemudian kami sepakat pada pertandingan bola basket dan bola voli, karena semua Acara-acara ini telah menyatukan para pendukung dan penonton, dan kami menghentikan sementara kegiatan mereka. Selain itu, Menpora menjelaskan bahwa timnya akan berkoordinasi dengan Satuan Tugas Akselerasi Penanganan Covid-19 untuk mengembalikan permainan ke normal. Keputusan akan dihormati kemudian. Menpora mengatakan: “Ketika permainan profesional dilanjutkan, kita harus menunggu pengumuman tim tugas. Jika kita dapat mulai bekerja, atau pada tahap apa, kita akan patuh. Karena kami yakin bahwa isi perencanaan dan perhitungan tim tugas harus sepenuhnya dihitung. Menpora mengatakan bahwa para pemangku kepentingan olahraga akan mengikuti rekomendasi terkait dengan kasus ini nanti. Selain itu, Menpora juga mengharuskan orang untuk terus berolahraga di rumah. Ini direncanakan agar orang bisa tetap sehat. “Misalnya, dalam olahraga lain, Tidak ada mobil setiap hari karena kesadaran orang berhenti. Tetapi ini tidak mengurangi keinginan kita untuk berolahraga. Kemudian, kami juga memantau pelatihan yang ada, seperti pelatihan nasional. Pekerjaan ini dilakukan secara mandiri (gerakan). Olahraga tertentu harus ditunda hingga 2021 seperti PON Papouasie, dan kemudian di luar negeri, Pertandingan Olimpiade akan ditunda hingga 2021. Menpora percaya bahwa kesehatan dan keselamatan atlet, pelatih dan ofisial sangat penting. “Selain itu, kami juga menyediakan paket dukungan seperti vitamin, masker, dll. Yang ingin saya katakan adalah bahwa kami tidak memulai permainan sampai kontingen mengirimi kami sinyal awal (permainan). Untuk kaum muda, kami ingin mematuhi arus Ada syarat dan perjanjian diterapkan secara efektif, “kata Menteri Pemuda dan Olahraga. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *