Pompeii TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Transportasi melanjutkan berbagai persiapan melalui Administrasi Umum Angkutan Maritim untuk memastikan kelancaran transportasi laut pada tahun 2020, salah satunya adalah mengulang uji kelaikan udara kapal penumpang di terminal. Pelabuhan Tanjung Abi-Api Palembang dari Rabu (18/3/2020) hingga saat ini (19/3/2020).

Kegiatan uji pengambilan sampel ini merupakan perpanjangan dari instruksi Direktur Jenderal Kelautan mengenai nomor transportasi KP.219 / DJPL / 2020 untuk inspeksi maritim kapal penumpang selama Idul Fitri 2020, serta pelatihan Direktur Transportasi dan Kelautan Maritim Keputusan KP.23 / PK / DK / 2020 adalah tim yang bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan inspeksi maritim kelautan dalam kerangka Idul Fitri 2020.

Kapten diteruskan oleh Direktur Transportasi Laut dan Departemen Kelautan. Sudiono diwakili oleh kepala Departemen Pengangkutan dan Pengangkutan Radzaman, dan menjabat sebagai ketua tim inspeksi kapal di Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang. “Menurut instruksi Direktur Divisi Transportasi Laut dan Kelautan, kami saat ini sedang melakukan uji sampel pada beberapa jenis kapal penumpang Roro, termasuk MV. Satya Kencana I, GT 805 dan MV. Dharma Kosala, ukuran GT milik 625 maskapai penerbangan PT Dharma Lautan Utama, yang melayani jalan raya Tanjung Api Api, Palembang-Muntok, Bangka (PP) .Ada beberapa temuan yang tidak mempengaruhi kelayakan kapal, tetapi harus tetap menjadi perhatian bagi kapal dan perusahaan.

“Memeriksa sertifikat kapal dan dokumen yang masih valid. Penemuan sekunder termasuk kartu transportasi yang digunakan, yang tidak diperbarui, dan menemukan bahwa pintu dan orang-orang (lubang) yang tidak ditutup dengan benar memasuki kabin “, kata Radzaman. -Menurut Radzaman, melewati status hukum kapal , Keselamatan kapal dan pencegahan polusi kapal dan personel. Periksa sertifikat dan dokumen kapal untuk melakukan tes seleksi untuk memastikan bahwa persyaratan kelayakan kapal terpenuhi. Setelah selesai, kami meneruskannya ke kapten untuk pelacakan dan pemeliharaan, “tambahnya. “-Radzaman percaya bahwa dengan melakukan tes seleksi ini, pemerintah dapat lebih memantau urutan operasi kapal melalui Kementerian Transportasi, akan waspada terhadap awak dalam keadaan darurat, dan mempertimbangkan peningkatan jumlah penumpang, serta kesiapan armada saat ini, ini semua Ini akan digunakan selama Lebaran pada tahun 2020. – Tentang acara uji coba di Palembang, Radzaman menjadi tuan rumah markas yang terdiri dari Dicky Purnama, jaksa penuntut laut Kementerian Perhubungan Tim inspeksi dibantu oleh Kesyahbandaran dan Administrasi Kantor Kelas Pelabuhan (KSOP). (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *