Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kemenpora menyelenggarakan kompetisi senam antara unit Kemenpora dan para mitranya. Kompetisi senam dibuka secara resmi oleh Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di Kementerian Olahraga Pemuda pada Jumat pagi (3/7/2020). -Sebelum dimulainya kompetisi senam, Zainudin Amali dari Nadia dan Kementerian Olahraga Pemuda tampil dengan Menteri Pemuda. Kompetisi -Gymnastics dibagi menjadi dua kategori, yaitu tinggal di rumah (SAH) dan senam senior (DUILAH) duduk dan berdiri di rumah. -Setiap unit mengirim 4 orang untuk memakai pakaian olahraga dan tetap terhubung dengan mereka.

Setelah gimnasium dibuka, Sesmenpora mengumumkan bahwa olahraga tersebut merupakan kelanjutan dari daya tarik Menpora kepada semua kepala kementerian dan komisi pada hari Jumat. “Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari seruan Mengbola kepada semua pemimpin lembaga senior negara dan ketua Kamar Dagang. Intinya adalah bahwa selama pandemi Co-19, kita harus tetap bugar, sehingga setiap hari Jumat kita diminta untuk terus melakukan senam bersama, “kata Sesmenpora .

Menurutnya, hari-hari Krida tidak Bukan hal baru, pekerjaan ini telah ada selama beberapa tahun, siapa pun dan di mana saja dapat melakukan pekerjaan ini. Sehingga orang dan karyawan di lingkungan kantor tetap sehat dan menjaga kesehatan, sehingga sistem kekebalan tubuh menjadi kuat . “

” Aktivitas ini adalah bagian dari daya tarik pemerintah (Menpora dan Menpan RB) dan merupakan bagian dari olahraga ini, terutama di senam pada hari Kamis. Hari ini, mengapa kita menyelenggarakan kompetisi senam karena Tujuannya adalah untuk menginspirasi karyawan pada hari Jumat, ASN dan para pemangku kepentingan untuk melakukan semangat latihan senam. “

Dia melanjutkan, Kemenpora saat ini sudah termasuk latihan di rumah (SAH), senam DUILAH dan senam anti-Covid.

“Senam SAH dilakukan di dalam ruangan dan di ruang keluarga. Kami juga menyiapkan senam DUILAH untuk orang tua. Dia juga mengatakan bahwa kita juga memiliki senam bernama Covid Against Covid, yang akan mengkonsumsi energi tubuh kita. Dan aku “lingkungan. Senam semacam ini baik untuk orang-orang yang diperintahkan oleh Covid maupun mereka yang memiliki pertahanan fisik yang buruk. “(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *