Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mengurangi dampak COVID-19 terhadap pariwisata dan ekonomi kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meluncurkan Comprehensive Crisis Center sebagai sarana komunikasi dan pendidikan publik.

Kemenparekraf, juru bicara kelompok kerja untuk COVID-19, Ari Juliano Gema percaya bahwa komunikasi krisis terintegrasi sangat penting dalam manajemen krisis industri pariwisata untuk meminimalkan dampak pandemi COVID-19. Setelah SOP manajemen krisis pariwisata dihasilkan dengan masukan dari praktisi manajemen krisis dan pakar komunikasi sepanjang periode 2018-2019, 2020, “kata Ari dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Rabu (1/4/2020). Melalui situs web dan saluran media sosial

Kemenparekraf juga menyediakan akses ke berbagai saluran komunikasi publik melalui tanggapan COVI D-19 (termasuk di situs web resmi dan media sosial).

Kemenparekraf tanggapan COVID-19 tersedia melalui Akun instagram resmi kemen.parekraf, akun instagram @indtravel dan situs web www.kemenparekraf.go.id mengakses saluran tersebut. Di situs resmi, Kemenparekraf juga mencantumkan microsite COVID-19 khusus, yaitu https: //pedulicovid19.kemenparekraf .go.id /.

Terhubung langsung ke pusat kontak

Tidak hanya menyediakan situs mikro COVID-19 eksklusif, halaman login pada semua halaman web telah terintegrasi dan langsung terhubung ke pusat kontak 08118956767 h berdasarkan aplikasi Whatsapp

Setiap percakapan yang diterima dari publik akan dijawab oleh staf pusat informasi selama jam kerja, dan robot obrolan akan menjawab di luar jam kerja .

Mengambil langkah-langkah mitigasi- Ali juga menambahkan Jimen Parry Kraft juga terus mengumpulkan informasi tentang pariwisata. Industri dan ekonomi kreatif dipengaruhi oleh COVID-19 di seluruh wilayah untuk memulai langkah-langkah mitigasi. Dia mengatakan: “Kami mengumpulkan semua wilayah yang terkena dampak pariwisata COVID-19 Data industri dan ekonomi kreatif.

Setelah pendaftaran, partainya dan pemerintah daerah akan menerapkan rencana untuk mengatasi pandemi COVID-19 dan mengurangi dampak pariwisata dan ekonomi kreatif. Dia berkata: “Minggu lalu, kami juga mengirim ke semua daerah Pemerintah mengkomunikasikan rencana mitigasi departemen Parekraf. “Selain itu, ia segera membuka forum online. Mintalah kontribusi dari peserta pariwisata dan pemangku kepentingan untuk meninjau mereka ketika merumuskan kebijakan dan langkah-langkah pemantauan. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *