Tribunnews.com – Pemerintah terus berusaha untuk mengatasi ancaman banjir DKI Jakarta melalui kontrol rencana Guru (Kontrol Banjir) Jakarta. – Sebagai bagian dari upaya ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Rumah Umum (PUPR) melalui Sungai Ciliwung-Cisadane. (Area BBW saat ini dilengkapi dengan dua bendungan kering (bendungan kering), termasuk Dam Ciawi dan Bendungan Sukamah. Kedua bendungan ini terletak di Bobor, ini adalah pembangunan tahun ini.

— Delajah, kemajuan Bendungan Ciawi telah mencapai 71%, sedangkan akuisisi tanah mencapai 96%. “Untuk akhir koleksi darat, bangunan dapat diselesaikan dalam waktu dekat,” Pupr Basuki Hadiimuljono memodifikasi pembangunan bendungan Ciawi pada hari Rabu (5/521), bendungan masih menghadapi tantangan cuaca hujan Sepanjang tahun, cotaci besar Menteri masih optimis, konstruksi dapat diselesaikan segera, terutama pada Juli 2021. Untuk mengatasi masalah yang ada, bumi yang selalu dibuat dibungkus dengan hujan dan kemudian membandingkan lapisan dengan lapisan ketika hujan dihentikan. — Menteri Basuki juga menunjukkan bahwa tanaman hijau di sekitar bendungan akan selesai setelah akhir pembangunan pohon setelah pembangunan selesai. Bendungan. Penanaman pohon ini adalah bentuk perlindungan alami dari sabuk hijau atau sabuk hijau.

Kontrak kerja Ciawi Dam menandatangani kontraktor implementasi PT pada 23 November 2016. Branta Abipraya dan PT. Sacna. Kemudian, pengembangan dimulai pada 2 Desember 2016. Membeli dua Daba sangat kaya, di mana sistem penyelamatan pertama kali didanai dan akan dibayar kemudian oleh penelitian. Manajemen Aset Negara (LMA).

– Biaya bangunan 79,7 miliar Rp, Ciaw Dam harus memiliki kapasitas 6,05 juta m3, genangan 39,40 hektar. Sebagai bendungan kering, Ciawi Dam dan Sukamahi bertujuan untuk mengurangi emisi Jakarta, sebelum memasuki air sungai sebelum aliran air dan garns di pegunungan, banjir di pegunungan. Ciliwung. Dengan cara ini, ketika bangunan berakhir, bendungan Ciaw harus mengurangi banjir 111,75 meter kubik per detik.

“Dengan penyesuaian aliran air, diharapkan bendungan ini dapat mengurangi emisi banjir,” Direktur Sumber Sumber “. PUPR Jarot Sumber Air Midyoko Modeco dan Gubernur Jakarta Bas Gubernur Kekuatan Juga dihadiri oleh Kepala BBW Ciliwung Cisadane Bamblang Heri Mulyono dan Pubr Krisno Yuwono Kementerian Pertukaran Publik.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *