TRIBUNNEWS.COM-Melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Direktorat Maritim Kementerian Perhubungan tengah melaksanakan program padat karya yang melibatkan 100 warga setempat. Acara ini berlangsung selama dua (dua) hari, yaitu Jumat dan Sabtu (5-6 Maret 2021).

Usai acara ini, Ketua Panitia V DPR RI H. Sungkono, Kepala Markas Besar Tanjong Perak Kantor Distrik Navigasi Pertama Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjong Perak, Kepala Armada PLP Tanjong Perak, Dongyin Kepala Desa, Perak Barat dan Perak Utara. Untuk kegiatan padat karya di lingkungan Kementerian Perhubungan, harap mengacu pada prosedur pelaksanaan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 tahun 2018. -Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup sosial dan ekonomi masyarakat pada pertengahan tahun 2019. Penyakit Coronavirus (kebijakan tanggap darurat pandemi Covid-19).

“Kegiatan ini terjadi pada saat pandemi Covid-19, Jadi keseluruhan prosesnya melalui latihan 3M (pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak), ”kata Arif di Surabaya, Jumat (5/3).

“Semoga pekerjaan berbayar ini bisa meringankan beban masyarakat yang terkena pandemi Covid-19,” lanjutnya. . -Arif mengungkapkan, kegiatan padat karya ini melibatkan warga. Di sekitar pelabuhan Tanjung Perak (Tanjung Perak), dari 3 kota dan desa, gaji harian tiap orang Rp 150.000. ) Warga Desa Perak Barat (Desa Perak Barat) Warga Divisi Perak Utara dapat menampung 35 (tiga puluh) orang. Mulai jam 8 pagi, “katanya. Begitu juga dengan tembok di sekitar kantor, membersihkan gudang, mengecat jalur pelarian dan mengecat taman.

Sebagai referensi, Kementerian Perhubungan adalah salah satu proyek yang direncanakan secara intensif. Transportasi Departemen itu sendiri meliputi pembangunan, pemeliharaan, perbaikan dan pembersihan sarana dan prasarana transportasi. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *