TRIBUNNEWS. Kantor Berita Jakarta – Pemerintah telah memberikan hibah sebesar 3,3 triliun rupee kepada industri pariwisata di kawasan tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama mengatakan, anggaran tersebut ditujukan untuk menggairahkan industri pariwisata yang terdampak Covid, pandemi 19.

Wishnutama mengatakan pada pertemuan di Istana Kepresidenan tahun 2004, “Anggaran dirancang untuk membantu pemerintah daerah dan industri perhotelan. Akibat pandemi Covid-19, industri saat ini mengalami penurunan pendapatan dan gangguan keuangan.” Jakarta Rabu (10 / 21/2020).

Baca juga: Mendagri mengkaji pentingnya 3M dan meramalkan kerentanan penyebaran Covid-19 di tempat wisata

Semoga melalui hibah ini, pariwisata di wilayah tersebut Ini akan dapat meningkatkan kesiapan destinasi dalam proses penerapan perjanjian kesehatan pariwisata (yaitu 4K atau bersih, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan).

“Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pengunjung, katanya:“ Karena penerapan tata cara kebersihan yang baik merupakan kunci sukses industri pariwisata, maka industri pariwisata dapat tumbuh lebih cepat lagi. “-Harap baca juga: Gratis, Kepulauan Kuril punya jalur sepeda untuk menikmati pemandangan hutan dan pantai-baca juga: Ini semua seru, termasuk wisata laut saat ke Karimunjawa- – Hibah ditransfer sesuai dengan beberapa kriteria dan dialokasikan untuk wilayah pemerintah daerah dan badan usaha pariwisata, seperti hotel dan restoran di 101 daerah / kota. Hibah ini akan diterima, yaitu: berlokasi di 10 destinasi wisata prioritas dan 5 destinasi super prioritas, termasuk Ibukota 34 provinsi di wilayah kalender event dan brand destinasi.Dia menyimpulkan: “PAD sebagai persentase dari total PAD tahun anggaran 2019”.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *