TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Kemaritiman secara resmi mengakhiri kegiatan pelatihan navigator angkatan keempat tahun 2020 yang dilaksanakan secara virtual. PT singkatan dari 30 orang. Pelabuhan Indonesia (persero) Saya memiliki hingga 10 (sepuluh) peserta dan PT. Peserta Persero III sebanyak 20 (dua puluh) orang di seluruh Indonesia, dan seluruh peserta dinyatakan meninggal dunia.

Pengawas pelabuhan yang dibacakan dengan lantang oleh Kapten Yohsua PSI Antonie Kasubdit Pemunduan Pemundahan Kapaluh dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan pelatihan pilot navigasi dalam yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Administrasi Umum Angkutan Laut adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang handal, kompeten dan profesional serta menjaga Indonesia Martabat negara dan negara bagian republik, sebagai pedoman. Lakukan pelayanan navigasi di air laut. Secara umum khususnya jasa mengemudi di Selat Malaka dan Singapura serta penyiapan jasa mengemudi di Selat TSS dan data Lombok.

Bersamaan dengan itu, dalam laporan penutupan kegiatan di Selat Malaka dan Selat Lombok, Patrick Pardede selaku bagian utama SDM, prilaku dan kartografi angkatan laut, bantuan dan infrastruktur infrastruktur menyatakan bahwa mulai Juli 2020 Dari tanggal 15 hingga Agustus, 41 hari (empat puluh hari) telah dilaksanakan untuk melaksanakan pelatihan percontohan tingkat keempat tahun 2020. Pada tanggal 24 Desember 2020 sudah termasuk 30 (tiga puluh) hari masuk, studi teori dan evaluasi di kampus PT 1. Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PT.PMLI), praktik simulasi telah dilaksanakan di Balai Diklat Transportasi Laut (BP2TL) Kementerian Perhubungan dan Perkapalan selama empat (empat) hari tujuh (tujuh) hari di dalam air untuk tingkat kota tingkat pertama. Dan panduan untuk kantor wilayah otoritas lokal – Tanjung Balai Karimun.

Untuk referensi Anda, aktivitas terarah ini adalah aktivitas pemandu yang membantu memberikan saran dan informasi kepada kapten di pelabuhan, perairan setempat, dan kondisi pelabuhan. Sehingga alur pelayaran dapat dilakukan dengan aman dan tertib, serta menjamin keamanan navigasi dan melindungi lingkungan laut.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada penanggung jawab kantor kotamadya dan otoritas pelabuhan tingkat pertama Tanjung Balai Karimun dan staf mereka, PT I (Persero) cabang Batam pelabuhan Indonesia dan manajer umum cabang Tanjung Balai Karimun, mereka Bersedia menerima, membimbing dan membimbing serta memberikan pelayanan kepada peserta pelatihan bahari Pasukan IV 2020 sambil berbelok ke perairan di Batam-Karimun dan sekitarnya di kawasan Tanjong-Palai, ”kata Patrick. PMLI melakukan segala upaya untuk bekerja sama dengan Administrasi Umum Keselamatan Maritim dan berhasil melaksanakan acara pelatihan pilot navigasi laut keempat pada tahun 2020.

“Saya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini. Saya berharap dengan memberikan pelayanan yang prima untuk melaksanakan kegiatan mengemudi kapal nihil kecelakaan, saat kembali bekerja dan bekerja anda dapat Pengetahuan yang diperoleh dan digunakan dalam pelatihan diterapkan untuk efek terbaik. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *