TRIBUNNEWS.COM-Grace Batubara, Pembina Unit Dharma Wanita (DWP) Kementerian Sosial, mendistribusikan paket bantuan dari Kementerian Sosial di Cirebon. Dia mengingatkan warga agar taat disiplin di era normal baru atau di bawah peraturan baru.

“Informasi yang saya terima menunjukkan bahwa Kota Cirebon dulunya merupakan zona hijau, sekarang kembali ke zona kuning. Bapak ibu sekalian disini, walaupun kita” dia sudah memasuki masa normal baru, namun sebenarnya Ini tidak normal. Makanya, kita tetap harus patuh pada aturan dan regulasi sanitasi yang direkomendasikan pemerintah, ”kata Rahmat di Balaikota Cirebon kemarin (10 Oktober 2020) .- Tiga hal yang terpenting, apakah terus? Dia mau pakai. Pakai masker, sering cuci tangan, dan jaga jarak agar terhindar dari keramaian. Dimulai dengan orang yang disiplin, kita yakin bisa memutus rantai penularan Covid-19, ”pesannya. -Grace juga merupakan perwakilan OASE di Kabinet untuk Maju Indonesia.Dia mengatakan meski memasuki masa normal baru, banyak warga yang masih mengalami kesulitan keuangan seperti kehilangan pekerjaan dan pendapatan selama pandemi Covid-19. Disini Kemensos ada untuk membantu meringankan beban perempuan yang terkena Covid-19. Hari ini kita berikan sembako “Kemensos Gift” untuk Kota Cirebon. Semoga bisa diterima. ”Dua anak Sang ibu terus melanjutkan dan bisa langsung membagikannya kepada warga yang membutuhkan. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Kota Cirebon (P3A); 500 paket digunakan di desa nelayan Kelurahan Kesenden di Kecamatan Kejaksan, Cirebon; 1.000 paket dikirim ke 5 ruas jalan Cirebon, yaitu Harjamukti, Kesambi, dan Pekalipan, Distrik Lemahwungku dan kantor kejaksaan. Jelaskan.

Kemensos melalui Biro Pemberdayaan Sosial mengeluarkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak COVID-19 yang tidak termasuk dalam Data Perlindungan Sosial Menyeluruh (DTKS) kepada Departemen Sosial melalui Biro Pemberdayaan Sosial. Dan tidak pernah diterima Melalui bantuan atau pendampingan Program Keluarga Harapan (PKH). Masyarakat nontunai (BPNT) / program sembako. Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis mengatakan dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) warga membutuhkan Bantuan sembako. Nasrudin mengatakan: “Terima kasih Kementerian Sosial. Masyarakat Cirebon berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat untuk melindungi kami dari tertular dan penyebaran virus dengan mengawasi toko-toko kebersihan profesional. “Nelayan bernama Junaedi (69 tahun) di Kota Cirebon adalah seorang nelayan dan pekerja lepas. Ia mengaku terbantu dengan kebutuhan dasar Kementerian Sosial .-“ Terima kasih atas kado dari Kementerian Sosial. SAYA. Sejak pandemi, penghasilan saya menurun, tapi alhamdulillah saya sehat. “-Perwakilan Pusat Falun Vanita Kementerian Sosial; Direktur Kepahlawanan, Pelopor, Persatuan dan Pemulihan Sosial; Direktur Pemberdayaan Masyarakat Adat Terpencil; Wakil Walikota Kota Cirebon dan Kota Cirebon Pemberdayaan Masyarakat Perlindungan Perempuan dan Anak Direktur Layanan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *