Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia (Menaker) Ida Fauziyah mengimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk terus bersinergi mempromosikan dan melaksanakan kesepakatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi kelompok kerja masing-masing dalam rangka melanjutkan kegiatan ekonomi produktif di India. . Cara aman dan sehat. -Menurut Ida Fauziyah, pandemi Covid-19 menjadi pendorong pentingnya penerapan K3 bagi wirausaha dan peserta didik serta seluruh pemangku kepentingan di dunia usaha, khususnya di bidang kesehatan. Bekerja secara efisien dan efisien di tempat kerja. Ida Fauziyah mengatakan: “Kolobaroasi bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi. Dampak pandemi Covid-19 dapat terealisasi dengan baik. Peran stakeholders yang berbeda / stakeholders K3, kerjasama dan kolaborasi sangat diperlukan.” Pidato pembukaan webinar Gaul (Webinar) yang diselenggarakan secara online oleh Komite Kesehatan (GO-DK3N). ) Mengenai “K3 adalah kunci penting untuk kelangsungan usaha dan perlindungan pekerja / pekerja di era normal baru”, di Jakarta, Kamis (6/4/2020) — Ida Fauziyah menambahkan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Selanjutnya, K3 merupakan kunci penting bagi kelangsungan usaha dan perlindungan pekerja / pekerja. Apabila persyaratan imp K3 diatur dan dilaksanakan sesuai dengan undang-undang dan penerapan budaya K3 serta penerapan standar dan protokol pencegahan, diharapkan tempat kerja akan terlindungi dari penyebaran Covid-19.

Sejauh ini, Menaker Ida mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya pencegahan Covid-19 di perusahaan; rencana keberlangsungan bisnis; kembali aman untuk pekerjaan pencegahan Covid-19; terkait pekerjaan covid-19 Dalam insiden tersebut, pekerja dilindungi dengan memastikan keselamatan kecelakaan kerja (JKK); diperkuat pedoman pengawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19; dan pemangku kepentingan K3 (DK3N, lembaga K3, perguruan tinggi, ILO, BP Jamsostek) , BPJS Ketenagakerjaan, Apindo, SP / SB). Kesepakatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di perusahaan. Menaker Ida mengatakan, kebijakan ini bertujuan untuk menjamin perlindungan pekerja dan kelangsungan bisnis di era normal baru. MenakerIda mengatakan melalui kebijakan ini, perseroan harus mengembangkan tujuh rencana kelangsungan bisnis. Dalam menghadapi pandemi, kita juga harus memastikan bahwa perjanjian kesehatan diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan bisnis-tujuh rencana termasuk menentukan prioritas bisnis; menentukan risiko secara akurat; memitigasi risiko yang direncanakan; menentukan tindakan respons terhadap dampak pandemi; merancang Dan menerapkan rencana kesinambungan bisnis; mengkomunikasikan rencana kesinambungan bisnis; dan menguji rencana kesinambungan bisnis.

Menteri Aida menegaskan bahwa untuk memastikan pencegahan penyebaran Covid-19 di tempat kerja dan pelaksanaan rencana keberlangsungan usaha, pengawas ketenagakerjaan akan menjalankan tugasnya untuk mempromosikan dan memeriksa angkatan kerja dan K3 secara online atau secara langsung dengan mengadopsi metode protokol K3 yang aman dan andal Digunakan untuk pengawas ketenagakerjaan. Penerapan K3 online tidak akan menurunkan fungsi pemerintah negara dalam perlindungan pekerja / buruh dan kelangsungan usaha, ”ujar Menteri Ida. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *