TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah meminta perusahaan menyiapkan agen Covid-19 K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Personel Covid-19 K3 diwajibkan untuk mencegah dan mengendalikan Covid-19 di tempat kerja.

“Kami mewajibkan setiap perusahaan dan kantor memiliki personel Covid-19 K3 yang secara khusus bertanggung jawab mencegah dan memprediksi penyebaran Covid. Tennessee (Menaker Ida) mengatakan di wilayah Jawa pada tanggal 19,” Rabu (29/7/2020). ) Usai melaksanakan kegiatan senam sehat (SPS) di halaman Kantor Manajemen Karawang International Industrial City (KIIC) Karawang, Jawa Barat)

Menaker Ida mengingatkan agar untuk melaksanakan perjanjian kesehatan dengan baik, pengusaha dan pekerja Budaya hidup perlu diciptakan untuk mewujudkan gaya hidup bersih dan sehat semaksimal mungkin, dan perjanjian kesehatan tidak hanya menjadi kewajiban pengusaha, tetapi juga sebaliknya bagi pekerja.

“Jangan memakai topeng agar tidak terkena denda. Kamu pasti seorang pecandu dan memakai topeng agar menjadi ketagihan. Menaker Ida berkata:“ Mari kita cintai diri sendiri, cintai orang lain dan jaga penyebaran Covid 19 belum terjadi. Kampanye ini bertujuan untuk membantu pekerja beradaptasi dengan kebiasaan baru. Agar mampu menciptakan dunia industri yang produktif dan aman dari Covid-19.

“Melalui arus pekerja yang sehat diharapkan pekerja / pekerja akan selamat, sehat dan produktif. Ya, dan perusahaan akan mampu mengatakan: “Untuk menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kondisi normal yang baru.” Menaker Ida.

Menaker Ida mengungkapkan bahwa program Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Sesuaikan penerapan budaya hidup sehat dengan kebutuhan dunia kerja.

“Gerakan buruh yang sehat bertujuan untuk mempromosikan budaya hidup sehat di tempat kerja. Ia mengatakan:“ Bekerja dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku pekerja / pekerja yang tidak sehat. Dikatakannya, program mobilitas tenaga kerja yang sehat memiliki beberapa tujuan yaitu deteksi dini penyakit pekerja, tempat kerja bebas rokok, aktivitas fisik / olah raga, penyediaan tempat menyusui, pola hidup bersih dan sehat, penggunaan alat pelindung diri, pertolongan pertama dan Promosikan diet seimbang. — “Namun, gerakan pekerja yang sehat tidak boleh menjadi beban, juga tidak boleh dianggap sebagai kewajiban. Namun hal itu harus menjadi budaya dan kebutuhan hidup sehat. Yang bisa menyelamatkan kita adalah kemauan yang sehat. Yang penting Meinak Ida mengatakan: “Datang dari kami, sehatlah, sehatlah, Tuhan memberkati, dan semoga Covid. 19 itu jauh dari kami.” Tidak apa-apa di tempat kerja, jadi cluster Covid-19 tidak akan Terjadi di tempat kerja. Oleh karena itu diharapkan pekerja / pekerja dapat selamat, sehat dan produktif, serta perusahaan akan terus menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Saya berharap kawasan industri KIIC menjadi bagian dari garis depan pembangunan yang sehat. Menaker Ida ada di Plt. Binwasnaker dan Iswandi Hari, Direktur Utama K3; Ghazmahadi, Direktur PNK3, dan Soes Hindharno, Kepala Humas Kementerian Ketenagakerjaan Pengawal mengatakan, sektor industri lain juga perlu melakukan langkah serupa. Nah, pihaknya sudah mengunjungi beberapa industri dan pabrik di kawasan KIIC. Namun di antara KIIC yang memiliki 160 perusahaan / industri, tidak ada yang berdampak kuat pada Covid-19. Tesnya positif, “katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *