TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian (Mentan) SyahruI Yasin Limpo mengunjungi kebun anggrek milik PT. Eka Karya Graha Flora, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (12 Desember 2020).

Menteri Pertanian sedang memantau sistem penanaman anggrek dan mendorong perusahaan untuk memperluas akses pasar ekspornya ke negara-negara sekitarnya.

Kepala bidang buah dan florikultura di Kementerian Pertanian (Kenya), dijelaskan oleh Liferdi Lukman. Pengembangan anggrek yang dikelola oleh Eka Karya merupakan pabrik siap ekspor berkualitas tinggi dengan pasar tetap seperti Jepang, China, bahkan Amerika Serikat.

Baca: IDI dan Kementerian Pertanian bekerjasama untuk melakukan penelitian lanjutan tentang kayu putih

“Menteri sebelumnya mengatakan perusahaan harus membuka kemungkinan menggunakan media untuk mengekspor ke negara lain. Dia mengingatkan Eropa, Amerika Serikat, Timur Tengah, Para komisioner pertanian Singapura dan Malaysia membuka pasar. Secara garis besar katanya, serahkan pada anggrek hitam Papua. Menurut Menteri Pertanian Livordi, Anggrek Papua merupakan anggrek berkualitas tinggi dengan kualitas prima dan diapresiasi banyak negara di dunia. – “Jenis anggrek yang dikonsentrasikan menteri di perusahaan adalah anggrek hitam. Papua (Menteri Pertanian) mewajibkan semua anggrek Indonesia dirawat dengan baik dan berkembang biak jenisnya, terutama yang sudah menjadi kekayaan Indonesia. Baca: Untuk Meningkatkan Budidaya Anggrek, Menteri Pertanian Syahrul Dorong Eka Karya Flora Buka Pasar-PT, Sebagai Referensi. Ekakarya Graha Flora memiliki taman seluas sekitar 15 hektar di tol Kalihurip Karawang Jawa Barat. Perusahaan mengekspor sekitar 50.000 anggrek hibrida phalaenopsis ke Jepang dan Singapura setiap tahun.

Perusahaan juga memproduksi berbagai jenis anggrek, seperti anggrek bulan (Phalenopsis), anggrek ujung batu, dan anggrek Vanda. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 dan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 1,2 juta pabrik. Em Karian Graha Flora dan Eka Karya Graha Flora berterima kasih kepada Menteri Pertanian Syahrul dan jajarannya atas kunjungannya ke kebun anggrek perusahaan. Ia berharap dengan hadirnya Menteri Pertanian dapat meningkatkan semangat petani untuk meningkatkan produksi.

“Perusahaan kami menggandeng 150 petani anggrek untuk menyediakan bibit tanam. Selama ini kami melakukan ekspansi di dalam negeri dan dia menyimpulkan:” Dari segi pangsa pasar ekspor dan ekspor, terima kasih lagi. “(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *