Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia sebanyak 25,6 juta. -Bappenas Maliki, Direktur Biro Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial, mengatakan pemerintah memastikan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama di pasar kerja.

“Mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan, perawatan kesehatan dan pasar kerja”, ia mengumumkan, Senin (31 Agustus 2020).

Baca: Komite Kedelapan: Fasilitasi Kehadiran Penyandang Disabilitas

Di saat yang sama, Maliki mengatakan bahwa 25,6 juta orang ini mewakili kurang lebih 10 orang. Hingga empat jenis penyandang disabilitas merupakan total penduduk Indonesia Persentase. — “Dari segi jumlah penyandang disabilitas, menurut undang-undang ada empat jenis. Ada sekitar 2,8 juta penyandang disabilitas. Dikatakannya, 2,3 juta orang tunanetra dan 1,7 juta orang tunanetra jalan kaki. Dalam hal ini, ia juga menambahkan. , Masih ada sekitar 1,9 juta orang dengan hambatan, mereka fokus pada perhatian lain tentang akses pendidikan .- “Yang mengkhawatirkan kita sekarang adalah kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan. Dia menyimpulkan: “Dibandingkan dengan orang cacat, konsentrasinya relatif rendah.”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *