JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Ketenagakerjaan terus mengoptimalkan program padat karya sebagai salah satu program pengobatan bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19. Selain menyasar pekerja, program ini juga memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan, rencana padat karya merupakan rencana rutin Kementerian Ketenagakerjaan setiap tahun.

Namun, selama pandemi, program tersebut menjadi program semprot desinfeksi padat karya lagi. Prosedur ini juga menjadi prosedur rutin setiap hari Jumat. Kemarin, terjadi kebakaran di Tamboa menjelang Idul Fitri. Kali ini ditujukan untuk masyarakat sosial dan keagamaan, ”kata Menaker Ida dalam program penyemprotan disinfektan padat karya di Bangka, kelurahan di Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (12/6/2020). -Menaker Ida menjelaskan. , Setiap penyemprotan disinfektan padat karya melibatkan 70 orang, dan setiap orang yang bertanggung jawab atas penyemprotan disinfektan akan mendapat bonus Rp 500.000 dari Kementerian Ketenagakerjaan. Kesepakatan kesehatan. Dipulangkan ke negara itu memungkinkan untuk menghasilkan uang, ”kata Aida .

Baca: BP2MI mewajibkan “Undang-Undang Perlindungan Tenaga Kerja Imigrasi” tetap up to date dengan Kementerian Ketenagakerjaan

Selain itu, Aida menjelaskan, “Berdasarkan data per 27 Mei 2020, lebih banyak Covid-19 dari Kementerian Ketenagakerjaan Hingga 3.066.567 pekerja terkena dampak redundansi atau dipulangkan, di mana 1.757.464 data pekerja telah dihapus. Artinya kami tahu mereka terdaftar berdasarkan namanya, dan sisanya 1.274.459 pekerja masih dalam pembersihan. “-” – in Dari 1.757.464 pekerja terdampak Covid-19, 380.221 pekerja resmi di-PHK. Sisanya 1.058.284 pekerja di sektor formal diberhentikan dan 318.959 pekerja informal (termasuk UMKM) terdampak. Memberikan bantuan kepada warga sekitar untuk kebutuhan dasar. -Menteri menambahkan, sebelum masa normal baru, Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan dari Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia (M / 7 / AS) .02.02 / V / 2020 Tentang Wajah Penyakit Virus Corona (Covid-19) Tahun 2019 Rencana kesinambungan bisnis pandemi dan kesepakatan pencegahan penyebaran Covid-19 antara perusahaan, para pihak, dan perusahaan serta karyawan memang mensyaratkan penerapan kesepakatan kesehatan yang tepat.Komitmen untuk melaksanakan kesepakatan kesehatan adalah menciptakan perusahaan baru yang produktif, sehat dan aman. Kuncinya.

“Ketika PSBB ditarik, perusahaan akan melanjutkan kegiatan produksinya, sehingga harus menjaga perjanjian status kesehatan dapat dilaksanakan di perusahaan atau industri. Teman juga harus siap menjaga kesepakatan kesehatan dari rumah ke rumah.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *